bimtek case manager, Bimtek Khusus Case Manager Sakit, Bimtek Manajer Pelayanan Pasien (Case Manager) Di Rumah Sakit 2019, Bimtek Manajer Pelayanan Pasien 2020, Bimtek Online Case Manager 2020, case manager kars, Case Manager RS, Diklat Online Case Manager 2020, Info Bimtek Manajer Pelayanan Pasien 2020, Info Pelatihan Manajer Pelayanan Pasien 2020, JADWAL Manajer Pelayanan Pasien (Case Manager) Di Rumah Sakit 2019, PEDOMAN MANAJER PELAYANAN PASIEN RUMAH SAKIT (CASE MANAGER), pelatihan case manager, Pelatihan Case Manager - Pelatihan Case Manager 2019 - Pelatihan Case Manager 2020, Pelatihan Manajemen Case Manager 2020, Pelatihan Manajemen Case Manager 2020 Yogyakarta, Pelatihan Manajemen Case Manager Yogyakarta 2020, Pelatihan Manajer Pelayanan Pasien (Case Manager) Di Rumah Sakit, Pelatihan Manajer Pelayanan Pasien 2020, Pelatihan Online Case Manager 2020, Seminar Manajer Pelayanan Pasien 2020, Seminar Online Case Manager 2020, Training Case Manager RS, Training Manajer Pelayanan Pasien 2020, Training Online Case Manager 2020, Workshop Manajer Pelayanan Pasien 2020, Workshop Online Case Manager 2020

Pelatihan Case Manager – Pelatihan Case Manager 2020 – Seminar Case Manager – Seminar Case Manager 2020

MITRA DIKLAT (Konsultan danTraning Center)

BIMTEK KHUSUS
“MANAJER PELAYANAN PASIEN (CASE MANAGER) DI RUMAH SAKIT”

Kepada Yth.
Direktur RS dan jajaran Direksi RS, pemilik RS atau Dewan / Direksi Perusahaan, Komite Medis (Ketua dan Pengurus), Staf Medis Rumah Sakit, Staf Keperawatan Rumah Sakit, Staf SIMRS, Staf Profesioanal lainnya

Pelayanana kesehatan termasuk rumah sakit pada era milenium ini harus dapat menjamin tercapainya kesehatan pasien, karena tanpa kesehatan pasien tidak dapat dikatakan pelayanan yang bermutu. Keselamtan pasien baru dapat menjamin atau diyakini tercapai apabila rumah sakit merubah paradigma pelayanan lama yang hanya berorientasi pada penyakit dengan paradigma pelayanan baru yaitu pelayanan yang berfokus pada pasien ( patient centered care). Pelayanan rumah sakit yang menggunakan konsep PCC adalah pelayanan yang melaksanakan 4 konsep dasar yaitu martabat dan respek kepada pasien. Berbagi informasi dengan pasien. Partisipasi pasien dalam pelayanan dan kolaborasi/kerjasama. Untuk tercapainya pelayanan berfokus pasien. Asuhan yang diberikan kepada pasien haruslah asuhan yang terintegrasi dimana semua profesional pemberi asuhan berkolabolasi dalam menjalankan asuhan.

Rumah sakit perlu menetapkan staf medis, keperawatan dan staf lain yang bertanggung jawab atas pelayanan pasien. Staf yang dimaksud adalah manajer pelayanan pasien (case manager) yang dapat seorang dokter atau tenaga keperawatan yang berkompeten bekerja sama dalam menganalisis dan mengintegrasikan asesmen pasien.
Manajer pelayanan pasien (case manager) adalah profesional dalam rumah sakit yang bekerja secara kolaboratif dengan PPA. Memastikan bahwa pasien dirawat serta ditransisikan ke tingkat asuhan yang tepat, dalam perencanaan asuhan yang efektif dan menerima pengobatan yang ditentukan, serta didukung pelayanan dan perencanaan yang dibutuhkan selama maupun sesudah perawatan rumah sakit.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan BIMTEK KHUSUS : “MANAJER PELAYANAN PASIEN (CASE MANAGER) DI RUMAH SAKIT”

TUJUAN

  1. Menerapkan Pelayanan Fokus Pada Pasien (* Patient Centered Care)
  2. Mempunyai Hubungan Kerja Yang Profesional Dengan Para Dokter Dan Staf Klinis
  3. Memiliki Relasi Dengn Pasien Dan Keluarga
  4. Mengetahui Peran Dan Fungsi Manajer Pelayanan Pasien Dirumah Sakit

MATERI

  1. Pemahaman Konsep Pelayana Berfokus Pasien/Patient Centered Care
  2. Panduan Transfer Pasien Atau Kde Biru
  3. Interprofesional Collaborative Competency
  4. Asuhan Terintegrasi Adalah Implementasi PCC
  5. Peranan Rekam Medis Dalam Pelaksanaan Patient Centered Care
  6. Memahami Dan Mentyelesaikan Permasalahan Pembayaran Klaim BPJS
  7. Mengimplementasi Pola Kerjasama Dengan DPJP
  8. Peran Dan Fungsi DPJP Dalam Implementasi PCC
  9. Peran Case Manajer Dalam Implementasi PCC
  10. Pemahaman Tentang Integrated Clinical Pathway

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.000.000,- /peserta Menginap di Grage Ramayana Hotel MalioboroYogyakarta

(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.000.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:  Grage Ramayana Hotel (MALIOBORO)
Jln. Sosrowijayan  No. 33 Yogyakarta

Telp/Fax         :  (0274) 385633
WA                   :   081228859896/082323119054
E-mail              : Mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang  Yogyakarta  a/n. MITRA DIKLAT
No. Rek. : 0917680053 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan : 

  • Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  • MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE 

 

JADWAL 2020

BULAN JULI BULAN AGUSTUS BULAN SEPTEMBER
Angkatan I:

02 – 04 JULI 2020

Angkatan II:

13 – 15 JULI 2020

Angkatan III:

27 – 29 JULI 2020

Angkatan I:

03 – 05 AGUSTUS 2020

Angkatan II:

13 – 15 AGUSTUS 2020

Angkatan III:

27 – 29 AGUSTUS 2020

Angkatan I:

03 – 05 SEPTEMBER 2020

Angkatan II:

14 – 16 SEPTEMBER 2020

Angkatan III:

28 – 30 SEPTEMBER 2020

 

BULAN OKTOBER BULAN NOVEMBER BULAN DESEMBER
Angkatan I:

01 – 03 OKTOBER 2020

Angkatan II:

15 – 17 OKTOBER 2020

Angkatan III:

29 – 31 OKTOBER 2020

Angkatan I:

02 – 04 NOVEMBER 2020

Angkatan II:

12 – 14 NOVEMBER 2020

Angkatan III:

26 – 28 NOVEMBER 2020

Angkatan I:

03 – 05 DESEMBER 2020

Angkatan II:

17 – 19 DESEMBER 2020

Angkatan III:

28 – 30 DESEMBER 2020

 

 

Biaya Bimtek Clinical Pathway 2020, Biaya Pelatihan Clinical Pathway 2020, Biaya Seminar Clinical Pathway 2020, Biaya Training Clinical Pathway 2020, Biaya Workshop Clinical Pathway 2020, Bimtek Clinical Pathway, Bimtek Clinical Pathway 2020, Bimtek Clinical Pathway 2020 Yogyakarta, Bimtek Khusus Clinical Pathway 2020, Bimtek Manajemen Clinical Pathway, Bimtek Online Clinical Pathway 2020, Clinical Pathway, Clinical Pathway 2019, Dan Evaluasi Clinical Pathway, Info Bimtek Manajemen Clinical Pathway 2020, Info Pelatihan Clinical Pathway, Info Pelatihan Clinical Pathway 2020, Info Pelatihan Clinical Pathway 2020 Yogyakarta, Info Pelatihan Manajemen Clinical Pathway 2020, Info Training Manajemen Clinical Pathway 2020, Pelatihan Clinical Pathway, Pelatihan Clinical Pathway - Pelatihan Clinical Pathway 2019 - Pelatihan Clinical Pathway 2020 - Training Clinical Pathway, Pelatihan Clinical Pathway 2019, Pelatihan Clinical Pathway 2020, Pelatihan Clinical Pathway 2020 Yogyakarta, Pelatihan Khusus Clinical Pathway 2020, Pelatihan Manajemen Clinical Pathway, Pelatihan Online Clinical Pathway 2020, Seminar Clinical Pathway, Seminar Clinical Pathway 2020, Seminar Clinical Pathway 2020 Yogyakarta, Seminar Khusus Clinical Pathway 2020, Seminar Online Clinical Pathway 2020, Training Clinical Pathway, Training Clinical Pathway 2020, Training Clinical Pathway 2020 Yogyakarta, Training Khusus Clinical Pathway 2020, Training Manajemen Clinical Pathway, Training Online Clinical Pathway 2020, Workshop Clinical Pathway, Workshop Clinical Pathway 2020, Workshop Clinical Pathway 2020 Yogyakarta, Workshop Khusus Clinical Pathway 2020, Workshop Online Clinical Pathway 2020

Pelatihan Clinical Pathway – Pelatihan Clinical Pathway 2020 – Training Clinical Pathway – Training Clinical Pathway 2020

MITRA DIKLAT (Konsultan danTraning Center)

BIMTEK KHUSUS
“CLINICAL PATHWAY”

Berdasarkan Undang-undang praktek kedokteran No 29 tahun 2004 mengamanatkan kepada pemberi pelayanan kedokteran untuk melaksanakan pelayanan medis dengan kendali mutu serta kendali biaya. Untuk mencapai pelayanan yang bermutu diperlukan penataan klinis (clinical governance) yang menjamin pasien mendapatkan pelayanan yang bersifat kontinum (continum of care), dimana sejak pasien masuk ke rumah sakit semua yang akan diterima pasien sudah direncanakan secara baik, dilakukan sesuai prosedur dan dimonitor pelaksanaannya, dengan harapan outcome pelayanan akan menjadi baik dan terukur.

Pengendalian biaya pelayanan juga hanya dapat dijalankan bila semua proses pelayanan dapat distandarisasi serta direncanakan secara menyeluruh dan detail sejak awal. Gabungan dua hal, kendali mutu dan kendali biaya dikenal dengan clinical efectivenes yang merupakan pilar dari cilinical governance, yang apabila dipadukan dengan pelayanan berfokus pada pasien (patient centered care) serta dilakukan secara bersinambung maka akan menjadi alur klinik terpadu (integrated clinical pathway) dimana akan menjadi kunci untuk masuk ke sisitim pembiayaan yang disebut sebagai DRG-Casemix (di indonesia saat ini dikenal dengan InaCBG).

Integrated clinical pathway (ICP/alur klinik terpadu) adalah suatu konsep perencanaan pelayanan terpadu yang merangkum setiap langkah yang diberikan kepada pasien berdasarkan standar pelayanan medis dan standar asuhan keperawatan yang berbasis bukti dengan hasil yang terukur dan dalam jangka waktu tertentu selama pasien berada di rumah sakit. Implementasi ICP sangat erat hubungan dan keterkaitannya dengan upaya kendali mutu dan kendali biaya, dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan, dengan biaya yang dapat diestimasikan dan terjangkau.

Rumah Sakit yang baik adalah rumah sakit yang memberikan pelayanan melalui penyelenggaraan pelayanan secara paripurna pada unit unit gawat darurat, rawat jalan, rawat inap, ruang tindakan dan ruang perawatan khusus. Penyelenggaraan pelayanan dilaksanakan oleh berbagai kelompok profesi . Para profesional utama yang memberikan asuhan kepada pasien di rumah sakit adalah staf medis baik dokter maupun dokter spesialis, staf klinis keperawatan (perawat dan bidan), nutrisionis dan farmasis yang rutin dan pasti selalu berkontak dengan pasien, akan tetapi tidak kalah pentingnya profesional lain yang berfungsi melakukan asuhan penunjang berupa analis laboratorium, penata rontgen, fisioterapis.

Peraturan Menteri Kesehatan No 1438 tahun 2010 telah mengatur standar pelayanan yang harus dijadikan acuan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di Indonesia dalam bentuk PNPK (Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran) untuk tingkat nasional dan PPK (Panduan Praktik Klinis) untuk tingkat Rumah sakit.

Semua profesional tersebut dalam memberikan asuhan klinisnya haruslah mengacu pada standar pelayanan profesi mereka masing masing, yang di tingkat rumah sakit dibuat dalam bentuk Panduan Praktik Klinis (PPK). Sehingga akan didapati beberapa PPK di rumah sakit sebagai acuan setiap profesi (ada PPK Medis, PPK Keperawatan, PPK Farmasi, PPK Nutrisionis dan mungkin PPK lainnya).

Berdasarkan PPK masing masing profesi inilah dibuat Clinical Pathway yang terintegrasi, sehingga patut disebut sebagai Integrated Clinical pathway (ICP)

Dalam kenyataannya saat ini rumah sakit masih belum banyak yang benar benar telah menggunakan ICP sebagai instrumen yang menjadi dasar pelaksanaan pelayanan bagi pasiennya, sehingga timbul kegamangan dan kegalauan dalam menghadapi JKN yang menggunakan sistim pembayaran pre payment system dengan INA-CBG. Oleh karenanya perlu dilakukan soasialisasi yang diikuti dengan pelatihan pembuatan ICP bagi rumah sakit.

Pada pelatihan ini akan dibahas bagaimana keterkaitan pelaksanaan alur klinik terpadu (integrated clinical pathway) yang mengacu pada Panduan Praktik Klinis (PPK) sebagai manifestasi konsep Patient Centered Care (PCC) dengan kendali mutu dan kendali biaya di dalam sebuah rumah sakit, sehingga diharapkan setiap rumah sakit dapat membuatnya.

Dalam Undang undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit ditetapkan kewajiban rumah sakit antara lain ; memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, antidiskriminasi, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit, dan melaksanakan fungsi social, melaksanakan system rujukan, serta melaksanakan program pemerintah di bidang kesehatan baik secara regional, nasional maupun global.

Memperhatikan kewajiban tersebut maka,rumah sakit harus mengikuti program Akreditasi RS yang menjamin tata kelola rumah sakit yang baik untuk melindungi pasien dari kejadian tidak diharapkan (mutu dan patient safety).Begitu pula Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan BPJS nya mengharuskan pengelolaan rumah sakit yang efisien tanpa mengabaikan mutu dan keselamatan pasien.

Permenkes Nomor 012 tahun 2012 Tentang Akreditasi Rumah Sakit, Pasal 3 menjelaskan bahwa dalam upaya peningkatan, mutu pelayanan rumah sakit dilakukan Akreditasi yang terdiri dari Akreditasi nasional dan Akreditasi internasional. Rumah sakit wajib mengikuti Akreditasi nasional. Dalam upaya meningkatkan daya saing, rumah sakit dapat mengikuti Akreditasi internasional sesuai kemampuan.

Dalam rangka membantu manajemen rumah sakit menghadapi proses Akreditasi rumah sakit ini dimana dalam upaya peningkatan mutu dan patient safety (PMKP) mengharuskan rumah sakit melakukan standarisasi pelayanan yang berfokus pasien (PCC) dan membuat rancangan pelayanan melalui clinical pathway, maka dirasakan perlu membuat pelatihan ini yang akan memungkinkan rumah sakit mempersiapkan Clinical Pathway sesuai kebutuhan.

TUJUAN

  1. Membantu meningkatkan kemampuan manajemen Rumah Sakit dan membuka wawasan kepada Komite Medis, staf medis dan staf manajemen Rumah Sakit dalam memahami dan menyusun PPK dan ICP dalam rangka menyiapkan rumah sakit menghadapi JKN dengan sistim pembayaran Pre Payment System.
  2. Meningkatnya wawasan dan pemahaman Komite Medis dan Komite Keperawatan terhadap Permenkes 1438 tahun 2010, serta meningkatnya kemampuan Komite Medis dan Komite Keperawatan dalam melaksanakan fungsi regulasi pelayanan medis dengan membuat Panduan Praktik Klinis (PPK) dalam rangka persiapan akreditasi rumah sakit.
  3. Meningkatnya wawasan dan pemahaman staf medis dan staf keperawatan dan staf profesional lainnya akan konsep dan pelaksanaan Dokter Penanggung jawab Pelayanan (DPJP) dan Manajer Pelayanan Pasien (MPP)/Case Manager.

Sasaran Training Clinical Pathway

  1. Peserta memahami tentang ICP dan standar pelayanan secara konsep dan teknis.
  2. Peserta mampu menyusun format ICP untuk 10 diagnosis penyakit di RS masing-masing

Staf Medis dan Staf Keperawatan serta staf Profesional lainnya :

  1. Peserta memahami Permenkes 1438 tahun 2010 tentang standar Pelayanan Kedokteran baik konseptual maupun teknis.
  2. Peserta memahami dan mampu menyusun Panduan Praktik Klinis (PPK) untuk masing masing profesi.
  3. Peserta memahami dan mampu mengintegrasikan PPK masing masing kedalam Integrated Clinical Pathway (ICP).
  4. Peserta memahami dan dapat menerapkan konsep Pelayanan Berfokus Pasien / Patient
  5. Centered Care (PCC)  dengan melaksanakan DPJP dan Manajer Pelayanan Pasien (MPP)/ Case manager.

MATERI

  1. Clinical Pathway sebagai Kendali Mutu dan Biaya dalam Sistem Pembiayaan BPJS.
  2. Clinical Pathway dalam Standar Akreditasi RS versi 2012.
  3. Pemahaman konsep Pelayanan Berfokus pasien / Patient Centered Care
  4. Peranan rekam medis dalam Pelaksanaan Patient centered care
  5. Implementasi Permenkes 1438 tahun 2010, pemahaman tentang PNPK, PPK, Guideline, Protokol,
  6. Clinical Pathway,  standing order.
  7. Konsep Pembuatan Clinical pathway
  8. Konsep Pembuatan Panduan DPJP dan Case manajer
  9. Komponen yang diperlukan dalam pembuatan ICP.
  10. Langkah langkah dalam pembuatan ICP di RS
  11. Wawasan dan pemahaman tentang Casemix (INA-CBG’s)
  12. Latihan pembuatan Panduan Praktek Klinik dan ICP

TARGET PESERTA

  1. Direktur RS dan jajaran Direksi RS
  2. Pemilik RS atau Dewan/Direksi Perusahaan
  3. Komite Medis (Ketua dan Pengurus).
  4. Staf Medis Rumah Sakit
  5. Staf Keperawatan Rumah sakit
  6. Staf Profesional lainnya
  7. Staf SIM RS

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A      Rp  5.000.000,- /peserta

Menginap di Grage Ramayana Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B        Rp  4.000.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:  Grage Ramayana Hotel (MALIOBORO)
Jln. Sosrowijayan  No. 33 Yogyakarta

Telp/Fax         :  (0274) 385633
WA                   :   081228859896/082323119054
E-mail              : Mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang  Yogyakarta  a/n. MITRA DIKLAT
No. Rek. : 0917680053 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan : 

  • Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  • MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

 

 JADWAL 2020

BULAN JULI BULAN AGUSTUS BULAN SEPTEMBER
Angkatan I:

02 – 04 JULI 2020

Angkatan II:

13 – 15 JULI 2020

Angkatan III:

27 – 29 JULI 2020

Angkatan I:

03 – 05 AGUSTUS 2020

Angkatan II:

13 – 15 AGUSTUS 2020

Angkatan III:

27 – 29 AGUSTUS 2020

Angkatan I:

03 – 05 SEPTEMBER 2020

Angkatan II:

14 – 16 SEPTEMBER 2020

Angkatan III:

28 – 30 SEPTEMBER 2020

 

BULAN OKTOBER BULAN NOVEMBER BULAN DESEMBER
Angkatan I:

01 – 03 OKTOBER 2020

Angkatan II:

15 – 17 OKTOBER 2020

Angkatan III:

29 – 31 OKTOBER 2020

Angkatan I:

02 – 04 NOVEMBER 2020

Angkatan II:

12 – 14 NOVEMBER 2020

Angkatan III:

26 – 28 NOVEMBER 2020

Angkatan I:

03 – 05 DESEMBER 2020

Angkatan II:

17 – 19 DESEMBER 2020

Angkatan III:

28 – 30 DESEMBER 2020