Pelatihan Keselamatan Pasien
Keselamatan Pasien, Manajemen Risiko, Manajemen Risiko Rumah Sakit, Pelatihan Keselamatan Pasien, Pelatihan Keselamatan Pasien 2024

Keselamatan Pasien – Pelatihan Keselamatan Pasien – Pelatihan Keselamatan Pasien 2024 – Pelatihan Pasien Safety – Manajemen Risiko Rumah Sakit

“Pelatihan Keselamatan Pasien Sebagai Komponen Utama Manajemen Risiko RS”

Pelatihan Keselamatan Pasien

Keselamatan pasien/patient safety telah menjadi sangat penting, bahkan menjadi isu global. Berbagai kasus kecelakaan yang terjadi di berbagai institusi kesehatan telah menjadi kasus yang mengkhawatirkan banyak pihak. Terutama bagi pimpinan pada unit-unit di institusi pelayanan kesehatan seperti puskesmas, klinik kesehatan dan rumah sakit. Karakteristik rumah sakit yang berisi 4 jenis faktor risiko yang lengkap (faktor biologi, ergonomic, kimia dan fisika) tidak mudah dikendalikan. Apalagi tanpa suatu program pengendalian yang sistematis. Terkait dengan permasalahan tersebut, perlu dilakukan pemberian pengetahuan yang memadai bagi para petugas kesehatan, khususnya bagi para pimpinan institusi kesehatan. Sehingga dalam pelayanan di rumah sakit tidak mudah terjadi Kejadian yang Tidak Diharapkan (KTD).

Keselamatan Pasien Rumah Sakit adalah proses dalam suatu Rumah Sakit yang memberikan pelayanan pasien yang lebih aman. Termasuk didalamnya: Asesmen Risiko, Identifikasi Manajemen Risiko terhadap pasien, Pelaporan dan Analisis Insiden, kemampuan untuk belajar dan menindaklanjuti insiden dan menerapkan solusi untuk meminimalisir timbulnya risiko. Dalam Undang-Undang Tentang Perumah sakitan No. 44 Pasal 43 Tahun 2009 disebutkan bahwa Rumah Sakit wajib menerapkan Standar Keselamatan Pasien.

Saat ini tuntutan terhadap mutu layanan dan adanya jaminan keamanan pelayanan rumah sakit semakin mengemuka sehingga perlu dilakukan upaya-upaya standarisasi pelayanan. Salah satunya adalah penerapan standar Internasional patient safety goals (IPSG) yang akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit.

Berbagai kejadian seperti cidera pada pasien saat proses pelayanan medis, angka keterjadiannya telah begitu tinggi. Hal ini terkait dengan kompleksitas jenis dan ragam risiko khususnya yang terjadi di rumah sakit. Banyak cara yang bisa diterapkan oleh rumah sakit untuk meminimalisir resiko. Salah satunya yaitu dengan memberikan pengetahuan berupa pelatihan tentang manajemen risiko klinis agar mampu mengatasi berbagai persoalan terkait dengan keselamatan pasien.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN KESELAMATAN PASIEN DAN MANAJEMEN RISIKO RUMAH SAKIT KLIK DISINI

Pelatihan Keselamatan Pasien

Pelatihan Keselamatan Pasien, Pelatihan Keselamatan Pasien Dan Manajemen Risiko, Pelatihan Manajemen Risiko Rumah Sakit

Pelatihan Keselamatan Pasien Dan Manajemen Risiko Rumah Sakit – Pelatihan Keselamatan Pasien – Pelatihan Manajemen Risiko Rumah Sakit

 

Pelatihan Keselamatan Pasien dan Manajemen Risiko Rumah Sakit

PELATIHAN KHUSUS
“MANAJEMEN RISIKO RUMAH SAKIT DAN KESELAMATAN PASIEN”

Pelatihan Keselamatan Pasien

KepadaYth.
Direktur RS, Bagian K3 Rumah Sakit, Komite Medis, SMF, Bidang Keperawatan

Dengan Hormat,

Keamanan dan keselamatan pasien masih  menjadi  fokus  perhatian  utama dalam pelayanan kesehatan   karena   risiko yang terkait dengan pemberian pelayanan tersebut tidak dapat dihilangkan sepenuhnya dan dampak   yang   ditimbulkan sangat besar. Layanan   kesehatan   yang   tidak   aman  dan memiliki   potensi   risiko   yang   mengancam nyawa  menjadi  penyebab  utama  kematian dan   peningkatan   angka   mortalitas   pada pasien   yang   dirawat di rumah sakit di berbagai Negara. Beberapa penelitian mengungkapkan  bahwa  sekitar  2.9%-16.6% pasien mengalami kejadian yang tidak diinginkan dan 5%-13% diantaranya berakibat  pada  kematian,  dimana  50%  dari kejadian ini sebenarnya dapat dicegah (Adibi et al.,     2012).

Selain dampak yang ditimbulkan kepada pasien, masalah ini juga memiliki  pengaruh  yang  signifikan  terhadap faktor sosio ekonomi dan menyebabkan beban finansial   yang   sangat   signifikan   terhadap sistem pelayanan kesehatan (Farokhzadian et al.,  2015). Oleh  karena  itu  maka  program identifikasi   risiko  menjadi   sangat   penting untuk efisiensi dan efektifitas pelayanan, dan untuk  mengatasi  tantangan  ini  maka  perlu penerapan  dan  pengembangan  Manajemen Risiko  Klinis  yang  sistematis (Briner  et  al., 2013), (Adibi  et  al.,  2012).

Rumah Sakit merupakan tempat kerja dengan berbagai macam ancaman bahaya yang dapat menimbulkan dampak kesehatan dan kecelakaan, tidak hanya terhadap para pelaku langsung yang bekerja di Rumah Sakit, tapi juga terhadap pasien maupun pengunjung Rumah Sakit. Potensi bahaya banyak terdapat di Rumah Sakit dan mengakibatkan kerugian baik dari kerugian pada rumah sakit, karyawan, pasien, pengunjung maupun masyarakat sekitar. Selain penyakit-penyakit infeksi juga ada potensi bahaya-bahaya lain yang mempengaruhi situasi dan kondisi di Rumah Sakit, yaitu kecelakaan (peledakan, kebakaran, kecelakaan yang berhubungan dengan instalasi listrik dan sumber-sumber cidera lainnya), radiasi, bahan-bahan kimia yang berbahaya, gas-gas anestesi, gangguan psikososial dan ergonomi.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS  : “MANAJEMEN RISIKO DAN KESELAMATAN PASIEN”

TUJUAN

Umum

Terwujudnya Mutu Pelayanan Dan Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit

Khusus

  1. Meningkatkan Pemahaman Praktisi Rs Terhadap Program Keselamatan Pasien Dan Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Rumah Sakit
  2. Meningkatkan Pemahanman Para Praktisi RS Terhadap Langkah-Langkah Manajemen Risiko Klinis Di Rumah Sakit
  3. Meningkatkan Pengetahuana Dan Keterampilan Praktis Tentang Manajemen Risiko Klinis
  4. Dapat Diterapkannya Standdar Dan 6 Sasaran Keselamatan Pasien
  5. Terwujudnya Sistem Pencatatan Laporan Insiden Di Rumah Sakit
  6. Rumah Sakit Mampu Melakukan Kajian Terhadap Laporan Insiden Sehingga Tidak Terjadi Kesalahan

MATERI

  1. Konsep dasar manajemen resiko
  2. Identifikasi-analisis bahaya serta penilaian resiko ditempat kerja
  3. Pengendalian bahaya dan resiko di lingkungan kerja
  4. Perangkat manajemen Resiko: HIRACDC,JSA,Risk Register,FMEA,HVA, ICRA,
  5. State Of The Patient Safety
  6. Patient Centered Care Sebagai “Trend Global” Dalam Pelayanan Pasien
  7. Standar Akreditasi Keselamatan Pasien RS
  8. Sasaran Keselamatan Pasien Dalam Akreditasi RS
  9. Patient Safety Is A Key Component Of Risk Managmenet
  10. Membanguan Kesadaran Akan Nilai Keselamatan Pasien (Surveyassement Of Safety Culture)
  11. Mempimpin Dan Mendukung Staf Untukj Komitmen Dan Focus Pada Keselamatan Pasien (Leadership Of Pasient Safety)
  12. Sistem Pelaporan Di RS
  13. Pengisisn Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Di RS
  14. Komunikasi Dengan Pasien (Developt Open Disclosure)
  15. Belajar Dan Berbagi Pengalaman Keselamatan Pasien(Incident Investigation ) (RCA)
  16. Study Kasus RCA
  17. Cegah Cedera Melalui Implementasi Keselamatan Pasien (Proactive Risk Assaessment & Redesign Process)/FMEA
  18. Study Kasus FMEA
  19. Patient Safety In Nursing Case
  20. Instrumen Safety Device

METODE 

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang  Yogyakarta  a/n. MITRA DIKLAT
No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
04 – 0601 – 0304 – 06
15 – 1712 – 1414 – 16
29 – 3126 – 2825 – 27
APRILMEIJUNI
01 – 0302 – 0403 – 05
22 – 2413 – 1513 – 15
27 – 2924 – 26
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
01 – 0301 – 0305 – 07
15 – 1712 – 1412 – 14
29 – 3126 – 2823 – 25
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
03 – 0504 – 0602 – 04
14 – 1614 – 1612 – 14
28 – 3028 – 3026 – 28

 

Diklat Rs, Diklat Rumah Sakit, Manajemen Diklat, Manajemen Diklat Rumah Sakit, Pelatihan Manajemen Diklat

Diklat Rumah Sakit – Diklat RS – Manajemen Diklat – Manajemen Diklat Rumah Sakit – Pelatihan Manajemen Diklat

Management Diklat Untuk Rumah Sakit

Rumah sakit sebagai organisasi yang padat karya yang melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar harus mampu memperlakukan tenaga kerja sebagai aset dari rumah sakit. Tenaga medis maupun non-medis di rumah sakit yang bekerja dengan kompetensinya masing-masing merupakan bentuk pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Pynes dan Lombardi (2011) mengemukakan bahwa seluruh sumber daya manusia yang ada di rumah sakit merupakan lini terdepan. Yaitu yang membangun hubungan dengan pasien serta berperan untuk membentuk persepsi masyarakat terhadap rumah sakit sebagai pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Pembentukan persepsi masyarakat akan rumah sakit salah satunya dapat ditentukan oleh praktek tenaga kesehatan di lapangan dalam memberikan pelayanan. Sehingga nantinya akan berkembang menjadi alasan utilisasi pelayanan kesehatan oleh masyarakat, kembali lagi atau tidaknya pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di suatu rumah sakit.

Untuk mendukung kegiatan pengembangan kompetensi SDM, terutama pada organisasi pelayanan kesehatan. Yang dalam hal ini adalah rumah sakit, diperlukan suatu sistem manajemen pelatihan dan pengembangan karyawan. Fungsi manajemen yang mengelola pelatihan dan pengembangan karyawan pada umumnya diejawantahkan ke bentuk unit PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia). Atau unit Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) di suatu rumah sakit. Adanya manajemen yang mengelola pelatihan dan pengembangan SDM ini merupakan hal yang krusial bagi organisasi pelayanan kesehatan untuk mengorganisir kegiatan pelatihan guna meningkatkan kompetensi.

Meskipun pandangan akan pentingnya pelatihan dan pengembangan tenaga rumah sakit sudah menjadi isu global dan banyak disebar dalam berbagai bentuk publikasi. Pelatihan dan pengembangan di rumah sakit seringkali tidak dijadikan prioritas. Salah satu alasannya adalah karena terbentur dengan alokasi pendanaan yang cukup besar dan merasa tidak menghasilkan apa-apa secara signifikan. Padahal program pelatihan dan pengembangan merupakan hal yang perlu dilakukan secara berkala dan kontinyu. Pengembangan dan pelatihan tenaga di rumah sakit dapat menjadi suatu langkah strategis manajemen rumah sakit dalam menyediakan pelayanan kesehatan dengan optimal.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT KLIK DISINI

Manajemen Diklat Rumah Sakit

Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit, Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2023, Training Manajemen Diklat Rumah Sakit

Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit – Pelatihan Manajemen Diklat Rumah Sakit 2023 – Training Diklat Rumah Sakit

 

Maajemen DIKLAT

PELATIHAN KHUSUS
“MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT”

 

Kepada Yth.
Direktur/Manajer Rumah Sakit, Ka. Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit, Admin & Staff Document Control Dept Rekam Medis Rumah Sakit,Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit

Dalam pengelolaan suatu organisasi, pendidikan pelatihan (Diklat) merupakan suatu upaya strategis manajemen yang bertujuan untuk mengembangan SDM dalam rangka meningkatkan kinerja suatu organisasi. Hampir setiap organisasi yang besar memiliki unit Diklat, namun tidak semua unit Diklat dapat menyelenggarakan Diklat secara baik. Diklat yang baik adalah Diklat yang dilaksanakan dengan mengikuti kaidah – kaidah penyelenggaan Diklat. Karena hanya dengan penyelenggaraan yang baik, pengembangan SDM dapat diwujudkan.

Rumah Sakit dalam memberikan pelayanannya tentunya staff rumah sakit secara berkala memperoleh pelatihan dari  bagian diklat rumah sakit. Adapun tugas dan fungsi bagian diklat rumah sakit selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia rumah sakit juga mampu menjalin kerjasama dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan. Dalam penyelenggaraan diklat tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan di lapangan. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam merencanakan sampai dengan evaluasi program pendidikan dan latihan bagi SDM di rumah sakit agar mampu memberikan pelayanan yang prima kepada pasien dan keluarga .

TUJUAN

Setelah mengikuti pelatihan, diharapkan peserta mampu menyusun program Diklat bagi staff Rumah Sakit sesuai dengan kebutuhan internal Rumah Sakit dan menyelenggarakan Diklat sesuai dengan kaidah – kaidah Diklat di unit kerjanya masing-masing.

MATERI

  1. Filosofi pelatihan
  2. Siklus diklat
  3. Pengkajian kebutuhan pelatihan (TNA)
  4. Perumusan Tujuan pelatihan
  5. Rancangan Diklat
  6. Penyusunan Kurikulum dan GBPP
  7. Penyelenggaraan Pelatihan (Training Delivery)
  8. Master of Training
  9. Metode Pembelajaran
  10. Akreditasi Pelatihan
  11. Evaluasi Pelatihan
  12. Pengendalian Mutu Pelatihan

METODE 

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Tanya Jawab

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang  Yogyakarta  a/n. MITRA DIKLAT
No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
08 – 1005 – 0707 – 09
18 – 2015 – 1714 – 16
25 – 2722 – 2421 – 23
APRILMEIJUNI
04 – 0606 – 0806 – 08
25 – 2716 – 1813 – 15
23 – 2527 – 29
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
04 – 0605 – 0705 – 07
18 – 2012 – 1416 – 18
25 – 2729 – 3126 – 28
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
07 – 0907 – 0905 – 07
17 – 1918 – 2016 – 18
28 – 3025 – 2726 – 28