jadwal pelatihan ponek, Pelatihan PONEK, Pelatihan Ponek 2024

JADWAL PELATIHAN PONEK RUMAH SAKIT 2023/2024

JADWAL PELATIHAN PONEK RUMAH SAKIT 2023/2024

JADWAL PELATIHAN PONEK

Ruang Lingkup Pelayanan Ponek, sebagai berikut :

  1. Stabilisasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan persiapan untuk pengobatan
  2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK Rumah Sakit di ruang tindakan
  3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparatomi dan juga seksio cesarea
  4. Perawatan intensif ibu dan bayi
  5. Pelayanan Asuhan Ante Natal (kehamilan) Risiko Tinggi.

Rumah sakit dalam PONEK harus mampu menangani kasus rujukan yang tidak mampu dilakukan petugas kesehatan di tingkat primer (dokter, bidan, perawat). Pelayanan ini disediakan selama 24 jam. Pelayanan PONEK meliputi stabilisasi di UGD dan persiapan obat definitif, penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindangan, penanganan operatif tepat dan cepat (laparotomi dan seksio serkaria), perawatan intensif ibu dan bayi, dan juga pelayanan asuhan antenatal risiko tinggi.

MATERI JADWAL PELATIHAN PONEK RUMAH SAKIT 2023/2024

  1. Surveilens Kematian Ibu
  2. Distosia Bahu
  3. Kegawatdaruratan Medik
  4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  5. Perdarahan Pasca Salin
  6. Persalinan Bokong
  7. Strategi Pendekatan Risiko dan Sistem Rujukan
  8. Manajemen Ponek
  9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
  10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
  11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus

JADWAL TAHUN 2024

BULAN JANUARIBULAN FEBRUARIBULAN MARET
 25 – 27 JANUARI 2024 22 – 24 FEBRUARI 2024 21 – 23 MARET 2024
BULAN APRILBULAN MEIBULAN JUNI
 25 – 27 APRIL 2024 23 – 25 MEI 2024 27 – 29 JUNI 2024
BULAN JULIBULAN AGUSTUSBULAN SEPTEMBER
 25 – 27 JULI 2024 29 – 31 AGUSTUS 2024 26 – 28 SEPTEMBER 2024
BULAN OKTOBERBULAN NOVEMBERBULAN DESEMBER
 24 – 26 OKTOBER 2024 28 – 30 NOVEMBER 2024 19 – 21 DESEMBER 2024

Narasumber / Trainer

Narasumber/Instruktur berasal dari Para Ahli yang berpengalaman dan profesional baik secara konsep/teori maupun praktek.

Metode Bimtek/Training

Pemaparan materi, diskusi, tanya-jawab, studi kasus, dan simulasi langsung dengan konsep :

  1. 20% teori berdasarkan literatur praktisi
  2. 40% analisa best practices & benchmarking antara; institusi, korporasi, dan juga industri
  3. 40% studi kasus nyata dan juga brainstorming antara narasumber/trainer dengan peserta

Training PONED
Pelatihan Poned, Pelatihan PONED 2024, Training PONED

Training PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar)

Training PONED Training PONED

PENDAHULUAN

Training PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) – Seperti yang kita ketahui bersama, angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia merupakan yang tertinggi di antara negara-negara ASEAN. Situasi ini tentu mengkhawatirkan masyarakat Indonesia. Untuk itu, pemerintah Indonesia berupaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, termasuk pelayanan PONED atau pelayanan obstetri neonatus dasar.

PONED merupakan pelayanan kegawatdaruratan di bidang obstetri neonatus. PONED dilaksanakan di Puskesmas besar di bawah pengawasan dokter dan dirujuk ke rumah sakit oleh tenaga kesehatan atau fasilitas kesehatan desa atau masyarakat. Puskesmas yang melayani PONED merupakan puskesmas induk yang merupakan puskesmas rawat inap yang standby 24 jam sehari.

Pelatihan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) ini dirancang untuk mempersiapkan petugas pelayanan kesehatan agar mampu melakukan pengelolaan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal Esensial Dasar di tingkat pelayanan kesehatan primer. Proses pelatihan disusun berdasarkan pengalaman sebelumnya dari para peserta, serta memanfaatkan motivasi yang tinggi untuk menyelesaikan kegiatan belajar dalam waktu yang sesingkat mungkin.

TUJUAN TRAINING

Fokus Training PONED adalah mempelajari bagaimana mengerjakan, bukan hanya sekedar mengetahui, dan evaluasi kinerja dilakukan berdasarkan kompetensi yang dicapai.

  1. Melaksanakan Prosedur Standar Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal pada Tingkat Pelayanan Kesehatan Primer.
  2. Melakukan Pengambilan Keputusan Klinik Secara Tepat dan Cepat pada Kasus dengan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal.
  3. Mengenali dan Mengambil Keputusan Klinik secara Benar pada Kasus Kegawatdaruratan Tunggal Maupun yang Terintegrasi.
  4. Mencegah Resiko Reproduksi Melalui Upaya Pencegahan, Promosi Kesehatan dan Mempersiapkan Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal.
  5. Mempersiapkan dan Melaksanakan Latihan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal Secara Berkala dalam Upaya Mempertahankan Keterampilan dan Kewaspadaan Petugas Pelayanan Kesehatan terhadap Situasi dan Kondisi Kegawatdaruratan yang dapat Terjadi Setiap Saat.

MATERI

  1. Manajemen Poned
  2. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
  3. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
  4. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
  5. Surveilens Kematian Ibu
  6. Distosia Bahu
  7. Maternal Collapse
  8. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  9. Perdarahan Pasca Salin
  10. Persalinan Bokong
  11. Strategi Pendekatan Risiko dan Sistem Rujukan
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus

Pelatihan Contraception Technology Update
Pelatihan Contraception Technology Update, PELATIHAN CTU, Pelatihan CTU 2024, Pelatihan Ctu Bidan

PELATIHAN CONTRACEPTION TECHNOLOGY UPDATE (CTU) 2024

PELATIHAN CTU 2024

Pelatihan Contraception Technology Update
Pelatihan Contraception Technology Update

Pelatihan Contraception technology Update (CTU) adalah salah satu pelatihan yang seharusnya diikuti oleh bidan, sebagai salat satu syarat bagi bidan untuk memberikan pelayanan kontrasepsi IUD dan Implan.

Semakin berkembangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki keluarga yang terencana mengakibatkan penggunaan alat kontrasepsi semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan perlunya tenaga medis untuk dapat melayani berbagai jenis metode kontrasepsi yang paling cocok dengan kondisi masing-masing peserta KB. Metode kontrasepsi seperti IUD (intrauterine device) dan KB Implan memerlukan kompetensi khusus dalam pemasangan maupun pencabutannya sehingga selain memerlukan pengetahuan (kognitif) diperlukan pula kemampuan (skill) yang khusus.

Oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan bagi para tenaga medis yang bersifat langsung pada pasien (hands-on) sehingga peserta pelatihan mampu melakukannya secara mandiri setelah mengikuti pelatihan CTU ini.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA DIKLAT bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “CONTRACEPTION TECHNOLOGY UPDATE (CTU)”

TUJUAN

  1. Meningkatkan dan merefresh skill dan pengetahuan tenaga medis dalam melakukan pemasangan/pemakaian berbagai alat kontrasepsi.
  2. Mengetahui dan mencegah factor-factor resiko dalam pemasangan alat kontrasepsi
  3. Memberikan saran atau usulan terbaik pada pasien untuk memilih alat kontrasepsi yang paling sesuai/cocok dengan pasien.

MATERI

  1. Konseling KB-Healthy & Spacing of Preganancy,
  2. Kelaikan Medic (medical Eligibility) WHO,
  3. Pencegahan Infeksi,
  4. KB Pascasalin,
  5. Program Jaga Mutu,
  6. AKDR dan Demontrasi Pemasangan dan Pencabutan AKDR,
  7. Implan dan Demontrasi Pemasangan dan Pencabutan Implan,
  8. Penanganan Masalah Umum,
  9. Asuhan Lanjut Pasca Insersi,
  10. Evaluasi Langkah Baku Pemasangan dan Pencabutan Implan.

METODE

  1. Ceramah.
  2. Diskusi.
  3. Tanya Jawab.
  4. Penyusunan Progam.

KRITERIA PESERTA

  1. Dokter praktek umum
  2. Dokter yang bekerja di Rumah Sakit / puskesmas / Fasilitas kesehatan yang memiliki sarana untuk pelayanan persalinan
  3. Dokter yang berencana mengambil pendidikan spesialis obsterti dan ginekologi
  4. Bidan yang telah menyelesaikan pendidikan formal

BACA JUGA : PELATIHAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) 2024

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
04 – 0601 – 0304 – 06
15 – 1712 – 1414 – 16
29 – 3126 – 2825 – 27
APRILMEIJUNI
01 – 0302 – 0403 – 05
22 – 2413 – 1513 – 15
27 – 2924 – 26
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
01 – 0301 – 0305 – 07
15 – 1712 – 1412 – 14
29 – 3126 – 2823 – 25
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
03 – 0504 – 0602 – 04
14 – 1614 – 1612 – 14
28 – 3028 – 3026 – 28

INFO PENDAFTARAN – BIAYA DAN FASILITAS

Paket A Rp 6.000.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket B Rp 5.000.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Mitra Diklat, No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE
Asuhan Kebidanan Persalinan Normal, Asuhan Persalinan Normal, Pelatihan APN 2023, Pelatihan APN Berapa, Pelatihan APN Berapa Hari, Pelatihan APN Dimana, Pelatihan APN Dokter, Pelatihan Apn Jogja, Pelatihan APN Online

Pelatihan APN – Asuhan Persalinan Normal – Pelatihan APN 2024 – Pelatihan APN Online – Pelatihan APN Dokter

Foto Bersama Pelatihan Asuhan Persalinan Normal

Foto Bersama Pelatihan Asuhan Persalinan Normal

Foto Bersama Pelatihan Asuhan Persalinan Normal

MITRA DIKLAT (Konsultan dan Traning Center)

PELATIHAN KHUSUS
“ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN)”

Kepada Yth.
Direktur Rumah Sakit/Pimpinan/Manajer, Dokter Spesialis Kandungan, Bidan/Perawat, Asisten Dokter Spesialis Kandungan, Dan Pihak-Pihak Terkait Lainnya.

Pelatihan Asuhan Persalinan Normal oleh Mitra Diklat merupakan suatu Pelatihan tentang tindakan pencegahan yang mengakibatkan meningkatnya angka kematian yang di alami oleh ibu-ibu di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Seperti yang di lansir www.unicef.org .Setiap dua menit, di suatu tempat di dunia, seorang perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan dan kemungkinan bayinya yang baru lahir untuk bertahan hidup sangat kecil. Pada setiap wanita yang meninggal, 20 sampai 30 menderita masalah yang signifikan dan kadang-kadang seumur hidup karena kehamilan mereka. oleh karena itu hal ini lah yang membuat para praktisi rumah sakit dan anggota tim medis berusaha untuk mengurangi kematian ibu di negara-negara berkembang khusus nya di Indonesia dengan akibat persalinan. Dan melakukan hal-hal yang efektif dalam rangka mengurangi kematian ibu dengan sebab persalinan. Oleh karena itu, kami sebagai Lembaga Pelatihan Mitra Diklat menyediakan Pelatihan APN untuk diikuti.

TUJUAN PELATIHAN APN

  1. Menambah Keahlian Dalam Berbagai Ketrampilan Terkait Dan Tindakan Yang Harus Dilakukan Dalam Persalinan
  2. Dapat Membentuk Tim Persalinan Yang Berkeahlian Dan Handal Dalam Pelaksanaan Persalinan
  3. Dapat Merealisasikan Hal Hal Yang Diperoleh Ketika Mengikuti Pelatihan
  4. Dapat Bertindak Dan Mengawasi Proses Persalinan

MATERI PELATIHAN APN

  1. Kala I Persalinan
  2. Kala II Persalinan
  3. Kala III Persalinan
  4. Pencegahan Infeksi
  5. Nifas (Puerperium)
  6. Robekan Perineum
  7. Partograf
  8. Partograf RSA
  9. Partograf Latihan
  10. Ceklis 60 Langkah APN
  11. Asuhan Pada Bayi Segera Setelah Lahir
  12. Resusitasi Neonatus

METODE

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Tanya Jawab
  4. Simulasi

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  6.000.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  5.000.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Mitra Diklat, No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

BULAN JANUARIBULAN FEBRUARIBULAN MARET
22 – 24 JANUARI 2024 

19 – 21 FEBRUARI 2024

 

 

18 – 20 MARET 2024

 

 

BULAN APRILBULAN MEIBULAN JUNI
 

22 – 24 APRIL 2024

 

 

20 – 22 MEI 2024

 

 

24 – 26 JUNI 2024

 

 

BULAN JULIBULAN AGUSTUSBULAN SEPTEMBER
 

22 – 24 JULI 2024

 

 

26 – 28 AGUSTUS 2024

 

 

23 – 25 SEPTEMBER 2024

 

 

BULAN OKTOBERBULAN NOVEMBERBULAN DESEMBER
 

21 – 23 OKTOBER 2024

 

 

25 – 27 NOVEMBER 2024

 

 

 

16 – 18 DESEMBER 2024

 

 

Pelatihan Poned, Pelatihan PONED 2023, Pelatihan PONED 2024, Pelatihan PONED adalah, PONED, Poned Adalah

Pelatihan PONED – PONED Adalah – Pelatihan PONED Adalah – Pelatihan PONED 2023 – Pelatihan PONED 2024

Foto Bersama Pelatihan PONED

MITRA DIKLAT (Konsultan dan Traning Center)

PELATIHAN KHUSUS
“PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY DASAR (PONED)”

Kepada Yth.
Direktur Rumah Sakit dan Puskesmas/Pimpinan/Manajer, Perawat, Bidan, Dokter Rumah sakit & Tenaga Kesehatan, Anggota P2K3 Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), Seluruh Team Gawat Darurat Rumah Sakit & Terlibat Dalam PONED

Pelatihan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) ini dirancang untuk mempersiapkan petugas pelayanan kesehatan agar mampu melakukan pengelolaan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal Esensial Dasar di tingkat pelayanan kesehatan primer.

Proses pelatihan disusun berdasarkan pengalaman sebelumnya dari para peserta, serta memanfaatkan motivasi yang tinggi untuk menyelesaikan kegiatan belajar dalam waktu yang sesingkat mungkin.

Fokus pelatihan adalah bagaimana mereka mengerjakan, bukan hanya sekedar mengetahui, dan evaluasi kinerja dilakukan berdasarkan kompetensi yang dicapai.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA DIKLAT bersama para Pakar dan Nara sumber yang berkompetenakan mengadakan PELATIHAN KHUSUS “PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENSI DASAR (PONED)”

TUJUAN

  1. Melaksanakan Prosedur Standar Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri Dan Neonatal Pada Tingkat Pelayanan Kesehatan Primer.
  2. Melakukan Pengambilan Keputusan Klinik Secara Tepat Dan Cepat Pada Kasus Dengan Kegawatdaruratan Obstetri Dan Neonatal.
  3. Mengenali Dan Mengambil Keputusan Klinik Secara Benar Pada Kasus Kegawatdaruratan Tunggal Maupun Yang Terintegrasi.
  4. Mencegah Resiko Reproduksi Melalui Upaya Pencegahan, Promosi Kesehatan Dan Mempersiapkan Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri Dan Neonatal.
  5. Mempersiapkan Dan Melaksanakan Latihan Kegawatdaruratan Obstetri Dan Neonatal Secara Berkala Dalam Upaya Mempertahankan Keterampilan Dan Kewaspadaan Petugas Pelayanan Kesehatan Terhadap Situasi Dan Kondisi Kegawatdaruratan Yang Dapat Terjadi Setiap Saat.

MATERI

  1. Manajemen Poned
  2. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
  3. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
  4. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
  5. Surveilens Kematian Ibu
  6. Distosia Bahu
  7. Maternal Collapse
  8. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
  9. Perdarahan Pasca Salin
  10. Persalinan Bokong
  11. Strategi Pendekatan Risiko dan Sistem Rujukan
  12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
  13. Neonatal Resuscitation
  14. Nutrisi Parental pada Neonatus

METODE 

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Tanya Jawab

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  6.000.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  5.000.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Mitra Diklat, No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

BULAN JANUARIBULAN FEBRUARIBULAN MARET
25 – 27 JANUARI 2024 

22 – 24 FEBRUARI 2024

 

 

21 – 23 MARET 2024

 

 

BULAN APRILBULAN MEIBULAN JUNI
 

25 – 27 APRIL 2024

 

 

23 – 25 MEI 2024

 

 

27 – 29 JUNI 2024

 

 

BULAN JULIBULAN AGUSTUSBULAN SEPTEMBER
 

25 – 27 JULI 2024

 

 

29 – 31 AGUSTUS 2024

 

 

26 – 28 SEPTEMBER 2024

 

 

BULAN OKTOBERBULAN NOVEMBERBULAN DESEMBER
 

24 – 26 OKTOBER 2024

 

 

28 – 30 NOVEMBER 2024

 

 

19 – 21 DESEMBER 2024

 

 

Pelatihan PONEK, Pelatihan PONEK 2023, Pelatihan Ponek 2024, Pelatihan PONEK RS, Pelatihan PONEK Rumah Sakit

Pelatihan PONEK – Pelatihan PONEK Rumah Sakit – Pelatihan PONEK RS – Pelatihan PONEK 2023 – Pelatihan PONEK 2024

 

Pelatihan PONEK

MITRA DIKLAT (Konsultan danTraning Center)

BIMTEK KHUSUS
“PELAYANAN OBSTETRIK NEONATAL EMERGENCY KOMPREHENSIF (PONEK) BAGI DOKTER, BIDAN DAN PERAWAT”

Dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, WHO mencanangkan program Safe Motherhood yang mempunyai slogan Making Pregnancy Safer (MPS), di dalamnya terdapat 4 pilar penting salah satunya adalah Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya.Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan kemudian mengembangkan program tersebut dengan rangkaian paket pembelajaran dan pelatihan yaitu PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang bertujuan meningkatkan para profesional di bidang pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan tinggi kepada ibu, bayi baru lahir, dan anak.

TUJUAN

Tujuan Umum :
Pelatihan Ini Dimaksudkan Untuk Membantu Rumah Sakit Dalam Menyiapkan Sdm Yang Kompeten Dalam Memberikan Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal Secara Komprehensif Serta Mendayagunakan Rumahsakit Sebagai Pusat Rujukan Pelayanan Ibu Dan Anak. Pelatihan Ponek

Tujuan Khusus :
Secara Khusus Pelatihan Ini Dimaksudkan Untuk Memberikan Atau Meningkatkan Kompetensi Dokter, Bidan Dan Perawat Dalam Pelayanan Emergensi Maternal Neonatal

MATERI

1. Surveilens Kematian Ibu
2. Distosia Bahu
3. Kegawatdaruratan Medik
4. Preeklamsia dan Hipertensi Dalam Kehamilan
5. Perdarahan Pasca Salin
6. Persalinan Bokong
7. Strategi Pendekatan Risiko dan Sistem Rujukan
8.  Manajemen Ponek
9. Kebijakan Program Kesehatan dan Sistim Rujukan Pada Ibu dan Bayi Baru Lahir
10. Pencegahan Infeksi pada Persalinan dan Bayi Baru Lahir
11. Tata Laksana Kegawatdaruratan pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas
12. Kegawatan Bayi Baru Lahir/ Neonatus di Beberapa Tingkat Pelayanan Neonatus
13. Neonatal Resuscitation
14. Nutrisi Parental pada Neonatus

METODE BIMTEK

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Simulasi
  4.  Penyusunan Program

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  6.000.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  5.000.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Mitra Diklat, No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

BULAN JANUARIBULAN FEBRUARIBULAN MARET
 

25 – 27 JANUARI 2024

 

22 – 24 FEBRUARI 2024

 

 

21 – 23 MARET 2024

 

 

BULAN APRILBULAN MEIBULAN JUNI
 

25 – 27 APRIL 2024

 

 

23 – 25 MEI 2024

 

 

27 – 29 JUNI 2024

 

 

BULAN JULIBULAN AGUSTUSBULAN SEPTEMBER
 

25 – 27 JULI 2024

 

 

29 – 31 AGUSTUS 2024

 

 

26 – 28 SEPTEMBER 2024

 

 

BULAN OKTOBERBULAN NOVEMBERBULAN DESEMBER
 

24 – 26 OKTOBER 2024

 

 

28 – 30 NOVEMBER 2024

 

 

19 – 21 DESEMBER 2024

 

 

Training Asesor Kompetensi Keperawatan
Pelatihan Asesor Keperawatan, Pelatihan Asesor Kompetensi Keperawatan, Training Asesor Kompetensi Keperawatan

Training Asesor Kompetensi Keperawatan

Training Asesor Kompetensi Keperawatan

Training Asesor Kompetensi Keperawatan

PENGANTAR TRAINING ASESOR KOMPETENSI KEPERAWATAN

Perawat merupakan bagian integral dalam sistem pelayanan, sehingga memiliki daya ungkit dalam mutu pelayanan kesehatan. Perawat merupakan sah satu tenaga kesehatan yang mempunyai tugas utama memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarganya di fasilitas pelayanan kesehatan yaitu rumah sakit. Untuk memberikan pelayanan keperawatan, seorang perawat memerlukan kompetensi dan kewenangan klinik diakui agar dapat menjamin keselamatan bagi pasien dan keluarganya. Dengan kompetensi dan kewenangan klinik yang jelas, seorang perawat akan merasa aman dan yakin dapat memberikan pelayanan keperawatan sesuai standar yang ditetapkan.

Perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan yang mempuyai tugas utama memberikan pelayanan kesehatan. Untuk memberikan pelayanan tersebut seorang perawat memerlukan kompetensi dan kewenangan klinik agar dapat menjamin keselamatan pasien.

TUJUAN TRAINING ASESOR KOMPETENSI KEPERAWATAN

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta mampu

  1. Merancang asesmen kompetensi
  2. Mengembangkan instrument asesmen kompetensi
  3. Melaksanakan asesmen kompetensi
  4. Mereview asesmen kompetensi
  5. Merencanakan tindak lanjut pelatihan berupa Program Implementasi jenjang karir
  6. Kredensial : Asesmen kompetensi di Rumah Sakit sebagai bagian dari pengembangan pelayanan keperawatan di Rumah Sakit.

MATERI TRAINING ASESOR KOMPETENSI KEPERAWATAN

  1. Kebijakan jenjang karir perawat
  2. Sistem kredensial perawat
  3. Konsep dasar kompetensi dan kompetensi perawat
  4. Konsep dasar asesmen kompetensi dan metodologi
  5. Perencanaan asesmen kompetensi
  6. Pengembangan perangkat asesmen kompetensi
  7. Pelaksanaan asesmen kompetensi
  8. Evaluasi asesmen kompetensi perawat
  9. Implementasi jenjang karir perawat dan tidak lanjut asesmen kompetensi

PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN

Direktur RS, Kabag. Bagian Diklat RS, Kepala Perawat, Manajer Keperawatan dan semua pihak yang bergerak dibidang keperawatan

METODE PELAKSANAAN

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Tanya Jawab

BIAYA & FASILITAS

Paket A Rp 5.500.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training kit, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket B Rp 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari. Training kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Mitra Diklat, No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

Training Asesor Kompetensi Keperawatan

Akreditasi FKTP, Akreditasi Puskesmas, Pelatihan Akreditasi FKTP, Pelatihan Akreditasi Puskesmas, Workshop Akreditasi Puskemas

Akreditasi Puskesmas – Pelatihan Akreditasi Puskesmas – Workshop Akreditasi Puskesmas – Akreditasi FKTP – Pelatihan Akreditasi FKTP

Akreditasi Puskesmas dan FKTP

Akreditasi Puskesmas dan FKTP

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 46 tahun 2015, pembangunan kesehatan adalah bagian penting dari pembangunan nasional. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan kemampuan hidup sehat untuk mencapai kesehatan masyarakat yang optimal. Untuk mencapai tujuan ini, dilakukan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh dan terpadu, dengan puskesmas sebagai fasilitas utama.

Puskesmas adalah pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama yang memberikan perawatan masyarakat dan individu, terutama dalam upaya promosi dan preventif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Puskesmas juga berperan sebagai pengatur dalam pelayanan kesehatan.

Mutu pelayanan kesehatan di puskesmas mencerminkan tingkat kepuasan pasien, yang seharusnya dipertimbangkan dengan efisiensi penggunaan sumber daya. Meskipun demikian, masih ada masalah terkait kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas yang perlu diperbaiki.

Akreditasi Puskesmas

Akreditasi Puskesmas untuk Meningkatkan Mutu Pelayanan

Akreditasi adalah cara untuk menilai mutu dan kualitas pelayanan puskesmas. Ini dilakukan oleh lembaga independen yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan setelah memastikan bahwa puskesmas telah memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan. Tujuan akreditasi adalah meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Puskesmas harus diakreditasi minimal setiap tiga tahun sekali.

Akreditasi bertujuan membina puskesmas dalam memperbaiki sistem pelayanan dan kinerja dengan fokus pada kebutuhan masyarakat, keselamatan, dan manajemen risiko. Ini mencakup peningkatan, pencegahan, pengobatan, dan pemulihan. Akreditasi juga terkait erat dengan kualitas pelayanan, seperti peningkatan mutu dan kinerja puskesmas yang harus sesuai dengan nilai, visi, misi, dan tujuan puskesmas.

Dengan akreditasii, diharapkan manajemen puskesmas dapat menerapkan prosedur standar dengan baik untuk memastikan kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Kualitas pelayanan yang baik akan memengaruhi persepsi pasien terhadap puskesmas.

Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa ada 9759 puskesmas di Indonesia, dengan sebagian besar terbagi menjadi puskesmas rawat inap dan non-rawat inap. Namun, masalah dalam kualitas pelayanan masih ada di puskesmas yang terakreditasi maupun yang tidak. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), semua 121 puskesmas sudah terakreditasi dengan berbagai tingkatan.

Namun, terakreditasinya puskesmas belum menjamin bahwa mereka tidak memiliki masalah dalam kualitas pelayanan kesehatan. PMK No.46 Tahun 2015 menetapkan bahwa tujuan akreditasii puskesmas adalah untuk pembinaan dan peningkatan mutu serta kinerja secara berkelanjutan, bukan sekadar untuk mendapatkan sertifikat. Namun, belum ada bukti yang meyakinkan bahwa puskesmas yang terakreditasi memiliki kualitas yang lebih baik dari yang tidak. Kurangnya penelitian yang membandingkan puskesmas akreditasi dan non-akreditasi menunjukkan bahwa akreditasi belum mampu menjamin peningkatan mutu dan pelayanan puskesmas secara keseluruhan.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN AKREDITASI PUSKESMAS DAN FKTP KLIK DISINI

Pelatihan Akreditasi FKTP, Pelatihan Akreditasi Puskesmas, Workshop Akreditasi Puskesmas

Pelatihan Akreditasi Puskesmas – Pelatihan Akreditasi FKTP – Workshop Akreditasi Puskesmas

 MITRA DIKLAT (Konsultan danTraning Center)

Pelatihan Akreditasi Puskesmas

PELATIHAN KHUSUS
“AKREDITASI PUSKESMAS DAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP)”

Kepada Yth.
Pimpinan Puskesmas, Dokter/Perawat/Bidan, Tenaga Kesehatan Lain, atau Pihak Terkait Lainnya

Dengan Hormat,

Pelatihan Akreditasi Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama lainnya (Klinik Pratama dan Praktek mandiri dr/drg) merupakan salah satu mekanisme regulasi yang bertujuan untuk mendorong upaya peningkatan mutu serta kinerja pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan dan dilakukan oleh lembaga independen yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selain itu untuk memenuhi persyaratan Puskesmas, dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama lainnya yang akan kerjasama dengan BPJS mempersyaratkan untuk lulus akreditasi sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional).

Permenkes No. 46 tahun 2015 mengamanatkan bahwa Puskesmas wajib terakreditasi setiap 3 (tiga) tahun. Monitoring dan penilaian kinerja Puskesmas, merupakan persyaratan yang diminta oleh standar akreditasi tersebut. Penilaian kinerja dilakukan baik untuk upaya kesehatan perseorangan (UKP), upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan administrasi manajemen.

Agar Puskesmas, dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama lainnya dapat memenuhi standar akreditasi  dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan dari Unsur Dinas Kesehatan dan Puskesmas lainnya dapat membangun sistem pelayanan yang didukung oleh tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang mempunyai komitmen yang tinggi untuk menyediakan pelayanan yang mutu, aman, dan terjangkau bagi masyarakat secara berkesinambungan.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari  MITRA DIKLAT bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “AKREDITASI PUSKESMAS DAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP)”

TUJUAN    

  1. Mampu Memahami, Merencanakan Dan Melaksanakan Tahapan Akreditasi Puskesmas Dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Lainnya Sesuai Dengan Standar Akreditasi Yang Berlaku.
  2. Meningkatkan Mutu Pelayanan Dan Keselamatan Pasien Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Melalui Penerapan Standar Akreditasi FKTP
  3. Meningkatkan Pengetahuan Dan Pemahaman Peserta Seminar Dan Lokakarya Nasional Akreditasi FKTP 2018 Terhadap Standar Akreditasi FKTP
  4. Meningkatkan Kemampuan Surveyor Akreditasi FKTP Untuk Menjalankan Tugas Dan Fungsinya Dalam Penilaian (Survei) Akreditasi FKTP
  5. Meningkatkan Kemampuan Pendamping Dalam Mendampingi Persiapan Akreditasi
  6. Menjalin Komunikasi Dan Networking Antar Surveyor Dan Pendamping Akreditasi FKTP Seluruh Indonesia

MATERI

  1. Peran Akreditasi Dan Pembangunan Mutu Layanan Kesehatan Di FKTP
  2. Kebijakan Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
  3. Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
  4. Evaluasi Pelaksanaan Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
  5. Keselamatan Pasien Dan Implementasi Di FKTP
  6. Pembinaan Dan Peningkatan Kompetensi Surveior Dan Pendamping Serta Pelaksanaan Re-Akreditasi FKTP
  7. Pendalaman Materi Standar Administrasi Akreditasi FKTP & Standar Administrasi Manajemen (Admen) Akreditasi FKTP
  8. Pendalaman Materi Standar UKM Akreditasi FKTP
  9. Pendalaman Materi Standar UKP Akreditasi FKTP
  10. Evaluasi Dan Penegakan Kode Etik Oleh Komite Etik Dan Hukum Komisi Akreditasi FKTP.
  11. Sosialisasi PMK 11/2017 Dalam Pelaksanaan Akreditasi FKTP

METODE 

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Tanya Jawab

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Mitra Diklat, No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
08 – 1005 – 0707 – 09
18 – 2015 – 1714 – 16
25 – 2722 – 2421 – 23
APRILMEIJUNI
04 – 0606 – 0806 – 08
25 – 2716 – 1813 – 15
23 – 2527 – 29
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
04 – 0605 – 0705 – 07
18 – 2012 – 1416 – 18
25 – 2729 – 3126 – 28
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
07 – 0907 – 0905 – 07
17 – 1918 – 2016 – 18
28 – 3025 – 2726 – 28
Instalasi Sanitasi Rumah Sakit, Manajemen sanitasi Rumah Sakit, Pelatihan Sanitasi, Pelatihan Sanitasi Rumah Sakit, Sanitasi Rumah Sakit

Sanitasi Rumah Sakit – Instalasi Sanitasi Rumah Sakit – Manajemen Sanitasi Rumah Sakit – Pelatihan Sanitasi – Pelatihan Sanitasi Rumah Sakit

Sanitasi Rumah Sakit

Sanitasi merupakan upaya untuk mencegah penyakit yang berfokus pada perbaikan kondisi lingkungan manusia. Menurut World Health Organization (WHO), sanitasi lingkungan adalah usaha untuk mengontrol semua faktor fisik lingkungan manusia yang berpotensi menyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, kesehatan, dan kelangsungan hidup manusia.

Rumah sakit, sebagai lembaga pelayanan kesehatan, memiliki banyak komponen termasuk bangunan, peralatan, staf, pasien, dan pengunjung. Meskipun memberikan manfaat positif dalam bentuk layanan kesehatan, rumah sakit juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit, yang dapat menghambat proses penyembuhan pasien. Oleh karena itu, sanitasii di rumah sakit bertujuan untuk mengontrol faktor-faktor tersebut agar tidak membahayakan.

Sanitasi di rumah sakit melibatkan upaya-upaya fisik seperti pembangunan sistem pengolahan limbah cair, penyediaan air bersih, fasilitas cuci tangan, dan sistem pembuangan sampah. Selain itu, melibatkan juga upaya-upaya non-fisik seperti pemeriksaan, pengendalian, pengawasan, penyuluhan, dan pelatihan. Dengan demikian, sanitasii di rumah sakit mencakup berbagai aspek untuk memastikan lingkungan yang sehat dan aman bagi pasien, staf, dan pengunjung.

Dalam praktiknya, sanitasi di rumah sakit sering kali diartikan secara terbatas, hanya mencakup aspek rumah tangga seperti kebersihan bangunan, kamar mandi, halaman, dan pengelolaan limbah. Namun, dalam konteks rumah sakit, sanitasi melibatkan pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan fisik, kimia, dan biologi yang dapat berdampak buruk pada kesehatan petugas, pasien, pengunjung, dan masyarakat sekitar.

Dari definisi tersebut, sanitasi di rumah sakit merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit, bertujuan memberikan layanan dan perawatan terbaik kepada pasien. Tujuan sanitasi rumah sakit adalah menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat untuk mencegah infeksi silang serta menjaga agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Penanganan masalah sanitasi, baik dalam skala kecil maupun besar, membutuhkan respons yang cepat, tepat, efektif, dan efisien. Penanganan yang baik dapat tercapai melalui perencanaan dan kebijakan yang terkoordinasi dan terpadu.

Sanitasi Rumah Sakit

Uraian Tugas

Sebagai Kepala Instalasi Sanitasi, tanggung jawabnya adalah sebagai berikut:

1. Memimpin, mengatur, dan mengendalikan semua kegiatan pelayanan di Instalasi Sanitasi.
2. Menyiapkan dan menyusun rencana serta program kerja yang sesuai dengan lingkup tugasnya, berdasarkan kebijakan dan arahan yang diberikan oleh Direktur.
3. Melaksanakan kegiatan pelayanan di bidang Kesehatan Lingkungan sesuai dengan posisinya.
4. Bertanggung jawab atas pemantauan dan pengendalian tugas pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
5. Melakukan evaluasi, monitoring, dan pelaporan atas pelaksanaan tugasnya, serta memberikan pertanggungjawaban kepada Direktur.
6. Melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh Direktur sesuai dengan bidang tugasnya.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN MANAJEMEN INSTALASI SANITASI RUMAH SAKIT KLIK DISINI