Pelatihan Resusitasi, Pelatihan Resusitasi Juli 2021, Pelatihan Resusitasi Neonatus, PELATIHAN RESUSITASI NEONATUS 2023, Pelatihan Resusitasi Neonatus 2024

Pelayanan Resusitasi Neonatus

“Resusitasi Neonatus”

Sekitar 90% bayi baru lahir mengalami transisi dari kehidupan intrauterin ke ekstrauterin tanpa masalah. Dalam hal ini dapat memperkirakan sekitar 5-10% kelahiran memerlukan intervensi saat lahir berupa stimulasi taktil atau pembersihan jalan nafas, bantuan ventilasi. Dan sekitar 1% membutuhkan resusitasi lanjut berupa intubasi, kompresi dada, dan obat-obatan.

Tindakan resusitasi dimaknai sebagai bantuan memberikan usaha napas dan sirkulasi yang adekuat. Rekomendasi resusitasi di daerah dengan sumber daya terbatas dikenal sebagai gerakan ‘Helping Babies Breathe’(HBB). Dan berdasarkan penelitian retrospektif terbukti meningkatkan luaran perinatal. Penundaan bantuan napas meningkatkan morbiditas dan mortalitas neonatus sebesar 16% setiap 30 detik dan terjadinya efek sekunder yaitu bradikardia.

Pelatihan resusitasi neonatus (PRN) terancang untuk menolong sebagian kecil bayi baru lahir, walaupun presentasi bayi yang membutuhkan bantuan ini kecil, akan tetapi jumlah bayi yang sebenarnya membutuhkan adalah cukup banyak. Karena banyaknya persalianan, bayi yang tidak mendapat pertolongan yang baik mungkin akan mendapat masalah di kemudian hari bahkan sampai kematian. Maka di butuhkan sumber daya manusia yang mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan handal dalam melakukan tindakan resusitasi.

Tujuan khusus Resusitasi Neonatus

  1. Menjelaskan dan mengidentifikasi tindakan pertama pada kondisi yang memerlukan resusitasi
  2. Mampu membuat penilaian primer dan penilaian sekunder pada tindakan resusitasi
  3. Mampu melakukan tindakan pertama dan merumuskan cara penanggulangan kondisi buruk untuk penyelamatan
  4. Mampu memberikan terapi farmakologi terkait resusitasi
  5. Mampu mengidentifikasi penyebab mayor dan minor dari kondisi perburukan
  6. Mampu menstabilkan penderita dengan resusitasi

Pelayanan resusitasi neonatus berarti sebagai bagian intervensi klinis pada pasien atau korban yg mengalami kejadian mengancam hidupnya, seperti henti jantung atau paru. Pada saat henti jantung atau paru, pemberian kompresi pada dada atau bantuan pernapasan. Oleh karena itu akan berdampak pada hidup atau matinya pasien, setidaknya menghindari kerusakan jaringan otak.

Maksud dan tujuan pelayanan Resusitasi Neonatus sangat penting untuk dapat memberikan pelayanan intervensi yang kritikal yaitu tersedianya dengan cepat peralatan medis terstandar, obat resusitasi, staf terlatih dgn baik untuk resusitasi. Bantuan hidup dasar harus melakukannya dengan secepatnya saat menegtahui ada tanda henti jantung-paru, dan proses pemberian bantuan hidup kurang dari 5 (lima) menit. Hal ini termasuk review terhadap pelaksanaan sebenarnya resusitasi atau terhadap simulasi pelatihan resusitasi di RS.

 

resusitasi neonatus

Pelatihan Resusitasi Neonatus, PELATIHAN RESUSITASI NEONATUS 2023, Pelatihan Resusitasi Neonatus 2024, Resusitasi Neonatus, Resusitasi Neonatus Adalah

Resusitasi Neonatus – Resusitasi Neonatus Adalah – Pelatihan Resusitasi Neonatus – Pelatihan Resusitasi Neonatus 2023 – Pelatihan Resusitasi Neonatus 2024

RESUSITASI NEONATUS

Resusitasi neonatus adalah pertolongan pertama untuk mengatasi bayi yang kesulitan bernapas akibat kekurangan oksigen. Beberapa kondisi tersebut, termasuk sesak napas hingga henti napas. Resusitasi neonatus terkadang diperlukan di waktu yang tak terduga, sehingga setiap orang tua perlu memahami cara melakukannya. Langkah pertama dilakukan dengan memeriksa kondisi kesadaran bayi. Tempatkan ia di area yang empuk dan aman. Ajak ia bicara sembari menepuk badan untuk memastikan kesadarannya. Kemudian, periksa kondisinya, apakah ia mengalami cedera atau perdarahan. Jika tidak ada respons, posisikan leher dan kepala bayi dalam keadaan lurus, tidak menekuk atau mendongak. Cara ini dilakukan untuk membuka jalan napas dan mempermudah laju pernapasan.

Langkah yang Dilakukan Saat Resusitasi Bayi

Prosedur resusitasi neonatus dilakukan bada bayi yang baru lahir, terutama saat melihat tanda kesulitan bernapas setelah memotong tali pusar. Prosedur dilakukan hingga bayi bisa bernapas dengan normal. Beberapa kondisi yang membutuhkan resusitasi neonatus, termasuk bayi prematur, bayi lahir dengan proses persalinan yang lama dan bayi dari ibu yang mengonsumsi obat penenang saat persalinan. Tak hanya dilakukan pada bayi, prosedur juga bisa diterapkan pada anak berusia di bawah 1 tahun yang mengalami kesulitan bernapas hingga kehilangan kesadaran. Menyambung dari langkah pertama di atas, prosedur dilakukan dengan:

  1. Memeriksa Pernapasan
    Langkah ini dilakukan dengan meletakkan pipi ibu di dekat mulut dan hidung bayi. Rasakan tarikan dan hembusan napasnya, sembari memperhatikan gerak dada yang naik turun. Periksa juga bagian dalam mulut dan hidungnya dengan seksama. Jika ada benda asing yang menyumbat jalan napasnya, segera keluarkan. Sebab, tersedak bisa jadi salah satu pemicu sesak napas.
  2. Memberikan Bantuan Pernapasan
    Jika langkah sebelumnya tidak menunjukkan respons, disarankan untuk segera mencari pertolongan medis. Sembari menunggu bantuan datang, ibu bisa melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR) dengan cara: Posisikan kepala dan leher bayi dalam keadaan lurus. Kemudian, angkat sedikit dagunya. Hembuskan udara dari mulut ibu ke mulut atau hidung bayi. Pastikan tidak ada celah agar udara tidak keluar kembali Perhatikan apakah dada bayi terangkat saat ibu melakukan teknik di atas. Lihat juga apakah dadanya kembali turun saat udara keluar.
  3. Melakukan Teknik Kompresi Dada
    Jika terlihat tanda-tanda kesadaran setelah melakukan dua langkah di atas, terus berikan bantuan pernapasan hingga napasnya kembali normal. Setelah itu, segera buat janji rumah sakit guna memastikan kondisinya. Namun, jika bayi belum memberikan respons, lanjutkan pertolongan dengan melakukan kompresi dada. Pertama, tekanan bagian tengah dada bayi dengan jari telunjuk dan tengah. Lalu lepaskan. Ulangi cara yang disebutkan dengan kecepatan 100 tekanan dada per menit. Bisa juga dengan melakukan kompresi dada sebanyak 30 kali dan diselingi dengan 2 kali bantuan pernapasan langsung seperti pada poin dua.

Lebih lanjut terkait PELATIHAN RESUSITASI NEONATUS KLIK DISINI

Pelatihan Resusitasi Neonatus

Pelatihan Resusitasi Neonatus, PELATIHAN RESUSITASI NEONATUS 2023, Pelatihan Resusitasi Neonatus 2024

Pelatihan Resusitasi Neonatus – Pelatihan Resusitasi Neonatus 2023 – Pelatihan Resusitasi Neonatus 2024

Pelatihan Resusitasi Neonatus

Pelatihan Resusitasi Neonatus

PELATIHAN KHUSUS
“RESUSITASI NEONATUS”

Program resusitasi neonatus (PRN) di rancang untuk menolong hanya sebagian kecil bayi baru lahir, walaupun presentasi bayi yang membutuhkan bantuan ini kecil, akan tetapi jumlah bayi yang sebenarnya membutuhkan bayi adalah cukup banyak. Karena banyaknya persalianan, bayi yang tidak mendapat pertolongan yang baik mungkin akan mendapat masalah di kemudian hari bahkan sampai kematian. Maka di butuhkan Sumber daya manusia yang mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan handal dalam melakukan tindakan resusitasi.

Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA DIKLAT (Konsultan & Training Center) bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS “RESUSITASI NEONATUS”

TUJUAN

Tujuan Umum

  1. Memberikan Pengetahuan Untuk Mengajarkan Prinsip Resusitasi Pada Bayi Baru Lahir.

Tujuan Khusus

  1. Dokter, Perawat Dan Bidan Mampu Memahami Tentang Konsep Resusitasi Bayi Baru Lahir Baik Normal Ataupun Yang Membutuhkan Perawatan Lanjut.
  2. Dokter, Perawat Dan Bidan Mampu Melakukan Langkah-Langkah Resusitasi Dengan Tepat Sesuai Dengan Algoritma Resusitasi Neonatus
  3. Dokter, Perawat Dan Bidan Mampu Berkolaborasi Dalam Penatalaksanaan Bayi Sehat Ataupun Bayi Gawat Darurat.

MATERI

  1. Pengantar Program
  2. Persiapan Dan Alur Resusitasi
  3. Langkah Awal Resusitasi
  4. Ventilasi Tekanan Positif
  5. Ventilasi Tekanan Positif Dan Kompresi Dada
  6. Intubasi Endotrakeal
  7. Obat-Obatan
  8. Stabilisasi Dan Transportasi
  9. Megacode

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  6.000.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  5.000.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a/n. Mitra Diklat, No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
04 – 0601 – 0304 – 06
15 – 1712 – 1414 – 16
29 – 3126 – 2825 – 27
APRILMEIJUNI
01 – 0302 – 0403 – 05
22 – 2413 – 1513 – 15
27 – 2924 – 26
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
01 – 0301 – 0305 – 07
15 – 1712 – 1412 – 14
29 – 3126 – 2823 – 25
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
03 – 0504 – 0602 – 04
14 – 1614 – 1612 – 14
28 – 3028 – 3026 – 28