Komunikasi Efektif, Komunikasi Efektif Rumah Sakit, Pelatihan Komunikasi Efektif, Pelatihan Komunikasi Efektif 2024

Pelatihan Komunikasi Efektif Bagi Staf Rumah Sakit

Pelatihan Komunikasi Efektif
Pelatihan Komunikasi Efektif

PELATIHAN KHUSUS
“KOMUNIKASI EFEKTIF RUMAH SAKIT”

Kepada Yth. Direktur/ Wakil Direktur Rumah Sakit, Dokter Rumah Sakit, Kepala Ruang Rumah Sakit, Perawat Rumah Sakit, Tenaga Kesehatan Dan Profesi Kesehatan Lainnya

Pelatihan Komunikasi Efektif – Memberikan asuhan pasien merupakan upaya yang kompleks dan sangat bergantung pada komunikasi dari informasi. Komunikasi tersebut adalah kepada dan dengan komunitas, pasien dan keluarganya, serta antarstaf klinis, terutama Profesional Pemberi Asuhan (PPA). Kegagalan dalam berkomunikasi merupakan salah satu akar masalah yang paling sering menyebabkan insiden keselamatan pasien. Komunikasi dapat efektif apabila pesan diterima dan dimengerti sebagaimana dimaksud oleh pengirim pesan/komunikator, pesan ditindaklanjuti dengan sebuah perbuatan oleh penerima pesan/komunikan, dan tidak ada hambatan untuk hal itu.

Komunikasi efektif sebagai dasar untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga agar mereka memahami kondisi kesehatannya sehingga pasien berpartisipasi lebih baik dalam asuhan yang diberikan dan mendapat informasi dalam mengambil keputusan tentang asuhannya.

TUJUAN

  1. Memahami kebijakan dan pedoman pemberian edukasi
  2. Memberikan edukasi kesehatan pada pasien dan keluarga pasien secara efektif
  3. Menghasilkan petugas rumah sakit yang mampu menjadi health educator di rumah sakit
  4. Memberikan arahan kepada pasien dan kelaurga pasien agar mampu berpartisipasi dalam memberikan keputusan perawatan dan proses perawatan kepada pasien

MATERI

  1. Pengantar Standar Akreditasi Rumah Sakit Terkait Syarat Agar Rumah Sakit Menyusun Cara Komunikasi yang Efektif
  2. Problem/Kesalahan yang Sering Muncul karena Kurangnya Penerapan Komunikasi Efektif Rumah Sakit
  3. Aspek Penting Komunikasi Efektif Rumah Sakit
  4. Komunikasi Efektif berdasarkan Kerangka SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation)
  5. Aplikasi dan Teknik Komunikasi yang Baik
  6. Tips dan Trik menjadi Helath Educator Rumah Sakit
  7. Aspek yang Dibangun dalam Komunikasi Efektif
  8. Teknik Komunikasi Menggunakan Metode REACH (Respect, Emphaty, Audible, Clarity, and Humble)
  9. Kerangka Komunikasi Efektif SBAR

METODE 

  1.  Ceramah
  2.  Diskusi
  3.  Tanya Jawab

BIAYA & FASILITAS

Paket  A               Rp  5.500.000,- /peserta
Menginap di Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
(1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, Training  kit,  foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

Paket  B                Rp  4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari. Training  kit, sertifikat, foto bersama dan sebuah tas eksklusif.

TEMPAT PENYELENGGARAAN:Hotel Grage Business Malioboro Yogyakarta
Jl. Sosrowijayan No. 242 Yogyakarta

Telp/Fax : (0274) 4436844
WA : 081228859896 / 082324284296
E-mail : mitradiklat_konsultan@yahoo.co.id

Biaya Pelatihan ditransfer melalui Bank BNI Cabang  Yogyakarta  a/n. MITRA DIKLAT
No. Rek. : 0917-6800-53 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi.

Catatan :

  1. Batas konfirmasi pendaftaran 3 hari sebelum hari pelaksanaan
  2. MENERIMA PELATIHAN VIA ONLINE

JADWAL TAHUN 2024

JANUARIFEBRUARIMARET
04 – 0601 – 0304 – 06
15 – 1712 – 1414 – 16
29 – 3126 – 2825 – 27
APRILMEIJUNI
01 – 0302 – 0403 – 05
22 – 2413 – 1513 – 15
27 – 2924 – 26
JULIAGUSTUSSEPTEMBER
01 – 0301 – 0305 – 07
15 – 1712 – 1412 – 14
29 – 3126 – 2823 – 25
OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
03 – 0504 – 0602 – 04
14 – 1614 – 1612 – 14
28 – 3028 – 3026 – 28
Komunikasi Efektif RS, Komunikasi Efektif Rumah Sakit, Pelatihan Komunikasi Efektif, Pelatihan Komunikasi Efektif 2024, Training Komunikasi Efektif

Komunikasi Efektif Rumah Sakit – Komunikasi Efektif RS – Pelatihan Komunikasi Efektif – Pelatihan Komunikasi Efektif 2024 – Training Komunikasi Efektif

Penerapan Komunikasi Efektif di Rumah Sakit

Komunikasi Efektif Rumah Sakit

Komunikasi dapat berbentuk verbal, elektronik, atau tertulis. Komunikasi yang buruk dapat membahayakan pasien. Komunikasi yang rentan terjadi kesalahan adalah saat perintah lisan atau perintah melalui telepon, komunikasi verbal, saat menyampaikan hasil pemeriksaan kritis yang harus disampaikan lewat telepon.

Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan aksen dan dialek. Pengucapan dapt juga menyulitkan penerima perintah untuk memahami perintah yang diberikan, misalnya nama-nama obat yang rupa dan ucapannya mirip (look alike, sound alike).

Pengertian :

Komunikasi Efektif adalah komunikasi yang tepat sasaran dan mencapai tujuan. Komunikasi dikatakan efektif jika, informasi, ide atau pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik sehingga terbentuk kesamaan persepsi, perubahan perilaku atau saling mendapatkan informasi atau menjadi paham.

Komunikasi efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang yang terlibat dalam komunikasi. proses komunikasi efektif artinya proses dimana komunikator dan komunikan saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok yang hasilnya sesuai dengan harapan. Meningkatkan Komunikasi Yang Efektif merupakan Sasaran yang kedua dari 6 (enam) Sasaran Keselamatan Pasien.

Latar Belakang :

Didalam sebuah Rumah Sakit terdiri dari berbagai profesi; yaitu Medik (Dokter Umum, Dokter Spesialis), Keperawatan (Perawat Klinik, Bidan) dan Profesi Lainnya (Farmasi, Analis, Radiografer, dll.) yang memilki kebiasaan dan latar belakang masing masing profesinya. Namun untuk bekerja dalam melayani kebutuhan pasien dengan prinsip “patient centre care”, masing masing profesi tidak bisa bekerja sendiri sendiri, tetapi harus menjadi sebuah tim yang solid, kompak, serta bekerjasama.

Untuk mewujudkan teamwork yang solid, kompak, saling bekerjasama, dibutuhkan komunikasi yang baik diantara sesama anggotanya. Komunikasi Efektif dapat diterapkan untuk menjadi solusi sehingga masing masing anggota saling memahami dan menghargai demi tercapainya tujuan bersama.

Berkomunikasi Efektif berarti bahwa komunikator dan komunikan sama-sama memiliki pengertian yang sama tentang suatu pesan. Oleh karena itu, dalam bahasa asing orang menyebutnya “the communication is in tune”, yaitu kedua belah pihak yang berkomunikasi sama-sama mengerti apa pesan yang disampaikan.

Strategi Penerapan :

Komunikasi Efektif yang dapat diterapkan di Rumah Sakit adalah dengan menggunakan Strategi SBAR yang terdiri dari :

  • S : Situation; Yakni penjelasan situasi terkini yang terjadi pada pasien.
  • B : Background; Yakni informasi penting apa yang berhubungan dengan kondisi dan latar belakang pasien terkini.
  • A : Assessment; Yakni hasil pengkajian kondisi pasien terkini/ terakhir.
  • R : Recommendation; Yakni rekomendasi apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah terhadap pasien ybs.

Hal lain yang diterapkan dalam komunikasi efektif antara lain penyampaian informasi tentang hal kritis. Jika diperoleh hasil atau data pemeriksaan yang bersifat “kritis” (memenuhi kriteria kritis); setiap profesi terkait harus segera menyampaikannya kepada yang berkepentingan dan berwenang dalam bidangnya.

Beberapa aktifitas yang membutuhkan Komunikasi Efektif antar profesi antara lain adalah : komunikasi/ instruksi dalam bentuk lisan atau telepon, penyampaian data/ hasil periksaan kritis, sistem rujukan, serta aktifitas serah terima pasien.

Ekspektasi :

Komunikasi yang efektif ini akan membuat para Profesional Pemberi Asuhan (PPA) yang bekerjasama akan mampu mendeteksi masalah kesehatan lebih awal, meningkatkan akurasi diagnosis, mencegah krisis medis dan intervensi yang mahal, serta menghindari long stay perawatan. Selain itu juga dapat meningkatkan pengetahuan pasien terhadap masalah kesehatannya, juga meningkatkan kepatuhan pasien terhadap proses terapi dan pencegahan penyakit.

Komunikasi yang efektif antar profesi pemberi asuhan, akan sangat membantu peran integrasi dan coordinative care pada para pasien. Pada akhirnya, hal ini akan meningkatkan kepuasan pasien, penggunaan sumber dana kesehatan yang cost effective, mencegah terjadinya insiden keselamatan pasien, meningkatkan mutu pelayanan, meningkatkan image pelayanan dan menurunkan kemungkinan tuduhan pelayanan yang kurang baik.

Lebih lanjut terkait informasi PELATIHAN KLIK DISINI

Pelatihan Komunikasi Efektif